Travel

10 Tempat Wisata Paling Berbahaya Di Dunia

Tempat wisata dikunjungi untuk menikmati pemandangan atau hanya sekedar sebagai tempat menenangkan diri dari kesibukan sehari-hari. Lalu, bagaimana kalau tempatnya berbahaya?

Apakah kamu bisa menikmati liburanmu dengan tenang? Kalau kamu gak bernyali tinggi, jangan coba-coba deh berkunjung ke tempat ini!

  1. Madidi National Park, Bolivia

Madidi adalah taman nasional di lembah sungai Amazon bagian atas di Bolivia. Didirikan pada tahun 1995,  memiliki area seluas 18.958 kilometer persegi, dan, bersama dengan daerah terlindungi terdekat (meskipun tidak harus bersebelahan) Manuripi-Heath, Apolobamba, dan (melintasi perbatasan di Peru) Manu Biosphere Reserve, Madidi merupakan bagian dari salah satu kawasan lindung terbesar di dunia.

Pasti kamu gak percaya kan kalau tempat ini berbahaya? Tempat ini merupakan habitat dari fauna paling beracun dan agresif di dunia.

  1. Gunung Merapi, Yogyakarta

Gunung Merapi (ketinggian puncak 2.930 m dpl, per 2010) adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia. Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004.

Pasti sudah tahu kan kalau Gunung Merapi sangat berbahaya jika meledak. Gunung ini sudah meletus sebanyak lebih dari 60 kali dalam lima abad. Saat meletus, gunung ini bisa mengeluarkan abu dan asap yang terbang hingga 10 ribu kaki.

  1. Snake Island, Brazil

Di lepas pantai Brasil, hampir 93 mil jauhnya dari pusat kota São Paulo, adalah Ilha da Queimada Grande, juga dikenal sebagai “Pulau Snake.” Pulau ini tidak tersentuh oleh pengembang manusia, dan untuk alasan yang sangat bagus. Para peneliti memperkirakan bahwa di pulau itu hidup antara satu dan lima ular per meter persegi. Ular hidup di banyak burung migran (cukup untuk menjaga kepadatan ular sangat tinggi) yang menggunakan pulau sebagai titik istirahat.

Para peneliti mengatakan bahwa kamu akan menemukan ular setiap satu meter di pulau ini. Hati-hati jika kamu bertemu ular Bothrop, karena ular ini paling berbisa di dunia.

  1. Lintasan Kokoda, Papua Nugini

Lintasan ini sudah terkenal sejak Perang Dunia II. Lintasan sepanjang 60 mil ini sudah merenggut nyawa enam orang penjelajah asal Australia.

  1. Death Valley, Amerika Serikat

Death Valley adalah padang pasir yang terletak di negara bagian California. Padang pasir ini terkenal sebagai tempat percobaan bom atom pertama pada tahun 1945. Death Valley adalah daerah yang sangat panas, kering dan terendah di Amerika Serikat (90 m di bawah permukaan air laut). Sebagian besar wilayah di padang pasir ini merupakan Taman Nasional Death Valley. Selain itu, Death Valley juga memiliki sebuah kastil yang bernama Scotty. Kastil ini dibangun oleh pengusaha kaya dari Chicago, Albert Johnson.

Tempat ini disebut sebagai oven bumi. Suhu di tempat ini mencapai 56,7 derajat celcius. Rata-rata orang hanya mampu bertahan selama 14 jam di tempat ini tanpa air.

  1. Lake Natron, Tanzania

Lake Natron adalah danau garam dan soda di Wilayah Arusha di Tanzania utara. Danau ini dekat dengan perbatasan Kenya dan di Gregory Rift, yang merupakan cabang timur dari East African Rift.  Danau ini berada di dalam Cekungan Danau Natron, lahan basah Situs Ramsar yang penting secara internasional.

Jangan terkecoh dengan warna yang indah dari danau ini! Kandungan garam alkali di permukaannya sangat mematikan kalau mengenai makhluk hidup.

  1. Danakil Desert, Afrika

Gurun Danakil adalah gurun yang terletak di Ethiopia timur laut, Eritrea selatan, dan sebagian besar Djibouti. Gurun ini merupakan tempat tinggal suku Afar. Gurun Danakil terkenal akan panasnya dan Depresi Afar, yang terletak 100 m di bawah permukaan laut. Industri utama di Gurun Danakil adalah penambangan garam. Di gurun ini juga hidup berbagai macam satwa, seperti Equus africanus.

Gurun ini terdiri dari beberapa gunung berapi aktif dan gletser yang mengeluarkan gas beracun. Suhu di tempat ini mencapai 50 derajat celcius.

  1. Elephant Kingdom, Thailand

Ingin tahu bagaimana rasanya memberi makan buaya di kolamnya? Ya, kamu bisa mencobanya di tempat ini. Tapi kamu harus berhati-hati, salah tingkah sedikit bisa-bisa kamu tercebur kolam. Sudah dipastikan tubuhmu siap jadi santapan si buaya.

  1. Mount Washington, Amerika Serikat

Mount Washington di New Hampshire, Amerika Serikat diyakini sebagai gunung dengan cuaca paling buruk di dunia. Tingginya tak sampai 2.000 mdpl, tapi suhunya bisa mencapai -46 derajat Celcius dan anginnya begitu kencang!

Mount Washington merupakan puncak tertinggi di timur laut AS, lokasinya ada di kawasan White Mountain National Forest, Kota Sargent’s Puchase, New Hampshire. Mount Washington dengan tinggi sekitar 1.916 mdpl ini cuacanya sungguhlah ekstrem, benar-benar berbeda dengan gunung lainnya.

Ini merupakan puncak gunung paling mematikan di dunia. Di gunung ini selalu terjadi hujan salju dan temperaturnya bisa mencapai -40 derajat celcius.

  1. Afar Depression, Ethiopia

Depresi Afar (juga disebut Afar Triangle, Depresi Danakil, atau Dataran Denakil) adalah depresi geologis di Tanduk Afrika, di mana ia tumpang tindih dengan Eritrea dan Wilayah Afar di Ethiopia, dan sedikit menyentuh Djibouti dan Somalia. Gunung berapi hidup (“Denakil Alps”) memisahkannya dari Laut Merah. Para penggembala nomaden, yang terkait dengan orang-orang Afar di Djibouti, sebenarnya adalah satu-satunya penghuni dataran.

Di sini sering terjadi gempa kecil yang menyebabkan terbentuknya jurang-jurang yang cukup dalam.

Een Nuraeni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *